Perjalanan Spiritual Wisata Religi dan Kuliner Di Cirebon
Alhamdulillah kemarin tepatnya tanggal 18 Mei 2026 ( 1 Dzulhijah 1447 H) saya bersama 2 teman travel melakukan perjalanan spiritual ke Cirebon kota nya para wali. Sebelumnya saya berziarah dulu ke makam Habib Husein Luar Batang. Terakhir ziarah ke luar batang itu sekitar tahun 2010, bersama ibu-ibu majelis taklim. Sekarang makam Habib luar batang lebih tertata rapi sayangnya jarak tempat wudhu 200 meter dari masjid. Makam nya berada di belakang masjid, jadi tidak bercampur dengan yang sholat.
![]() |
| Wajib abadikan momen disini Keraton Kanoman |
2 Hari 1 Malam di Cirebon, kemana aja?
Makam Sunan Gunung Jati
Bersyukur kembali diberi kesempatan ziarah ke Cirebon, salah satu nya ke Makam Sunan Gunung Jati dan Makam Syeh Maulana Magribi, Masjid At Taqwa dan juga kurang afdol kalo ga kulineran. Ke Cirebon kali ini bareng Andini dan Salman, untuk explor Cirebon 2 hari 1 malam di Cirebon, kaya nya kurang deh karena di Cirebon banyak tempat dan situs-situs bersejarah yang wajib dikunjungin. Seperti biasa kami cari tiket murah, kereta Bengawan berangkat dari St Senen pagi dan sampai di Cirebon pas waktu Dhuhur. Sampai disana kami langsung ke hotel di Jalan Kejaksan yang sudah diboking sebelum berangkat, sekalian sholat dan istirahat sebentar.
Hari pertama sekitar menjelang waktu ashar, kami langsung berangkat pada destinasi tujuan utama, yaitu ke Makam Sunan Gunung Jati, sebelum ke area makam kami makan siang di sekitaran makam. Kebetulan area makam sepi karena memang sudah sore dan bukan waktunya orang-orang berziarah. Makam Sunan Gunung Jati adalah makam salah satu wali songo yang dijadikan wisata religi biasanya akan ramai penziarah saat malam jumat kliwon, malam 1 suro, maulidan dan bulan ruwah atau menjelang ramadan. Komplek makam memiliki 9 tingkatan pintu bertingkat dan penziarah hanya boleh sampai pintu ketiga (Pintu Pasujudan) untuk berdoa, area terdalam dan makam inti hanya diperbolehkan untuk keturunan kesultanan. Ahamdulillah meski hanya di depan tembok nya Makam Sunan Gunung Jati, itu sudah bahagia banget.
![]() |
| Pintu ketiga (Pintu Pasujudan) |
Cafe Smiljan Dutchbook
Sekedar tips siapkan uang untuk jariyah, karena di tiap tingkat ada kotak amal. Ziarah kali ini ditemenin gaet yang merupakan masih keturunan kesultanan. Di beberapa tingkat kami melewati makam yang meripakan masih kerabat dan keturunan kesultanan. Oh iya ada masjid kecil yang dulu nya Prabu Siliwangi mengucapkan dua kalimat syahadat. Sebenarnya keinginan ziarah ke Makam Sunan Gunung Jati ini setelah berkunjung ke Gunung Padang, yang juga disitu ada petilasan Prabu Siliwangi (wallahu 'alam bishawab). Tapi kembali lagi semua keinginan hati itu adalah Allah yang menggerakkan dan bagian dari takdir, alhamdulillah. Setelah berziarah, tujuan berikutnya ke Cafe Smiljan Dutchbook yang ada di jalan Ciremai Kejaksan, ngopi di cafe sambil baca buku. Rumah tua di sulap jadi coffe shop, wajib dikunjungi yang punya hobi baca buku dan suka ketenangan.
![]() |
| Menikmati Matcha di Cafe Smiljan Dutchbook Cirebon |
Nasi Jamblang Mbak Iis masakan khas Cirebon
Hari pertama kami di Cirebon di akhiri makan malam Nasi Jamblang Mba Iis masakan khas Cirebon yang ada di jalan Dr. Cipto Mangunkusumo depan Mall UKM buka jam 16.30 sampai tengah malam. Selesai makan malam kami lanjut menuju hotel, kebetulan jarak ke hotel cek di maps cuma 1 km. Setiap perjalanan selalu ada cerita yang berkesan, balik ke hotel diiringi gerimis, dan berakhir hujan gede hahahaa berteduh di depan warung penjual tahu dan pisang. Menikmati derasnya hujan ditemanin pisang goreng panas, sambil ngeliatin aktivitas warga lokal, alhamdulillah akhirnya naik gocar juga hahahha karena semakin malam hujannya makin deres dan ga berhenti.
![]() |
| Nasi Jamblang Mba Iis |
Hari kedua dan juga mesti check out dari hotel, Kami melanjutkan perjalanan ke Masjid Raya At Taqwa di jalan Kartini No.2 Kebon baru kecamatan Kejaksan. Salah satu masjid tertua di Cirebon yang didirikan pada tahun 1918. Masjid ini berada di jalur pantura yang sering disinggahi oleh para pemudik yang melintas. Masjid At Taqwa sudah beberapa di renovasi dan dulu nama Masjid At Taqwa adalah Tajug Agung. Jadi wajib jadi destinasi saat wisata religi ke Cirebon, selain ke makam para wali cirebon. Masjid Raya At-Taqwa, Masjid Merah Panjunan dibangun pada tahun1480 dan Masjid Agung Sang Cipta Rasa dibangun pada tahun 1498. Oh iya Masjid At-Taqwa juga menyediakan guest house juga.
![]() |
| Masjid Raya At-Taqwa |
Setelah sholat dhuhur di Masjid Raya At-Taqwa, kami melanjutkan ke Keraton Kanoman, sekaligus kulineran di sekitaran pasar Kanoman. Oh iya sebelumnya kami ziarah ke Makam Syekh Maulana Magribi Cirebon, pendakwah yang berasal dari Magribi atau Maroko ini menyebarkan agama islam di tanah Jawa Cirebon berdakwah sebelum era wali songo. Dan di makam kan di Kampung Astanagarib Kelurahan Pekalipan. Kurang lebih 500 meter dari keraton Kanoman.
![]() |
| Makam Syekh Maulana Magribi |
Beres ziarah, lanjut foto-foto di area Keraton Kanoman, juga menikmati tahu gejrot dan beli beberapa oleh-oleh di pasar Kanoman. Jujur paling suka kalo main ke pasar, selain murah juga banyak pangan lokalnya. Padahal berharap makan rujak serut deket pasar tapi sayangnya abangnya udah merantau ke Jakarta. In this economy, daya beli masyarakat menurun, pasar sepi padahal baru jam 12 siang, akhirnya banyak yang memilih mencari pekerjaan.
![]() |
| Kopi Poelen |
Setelah itu menjelang sore kami menuju Warung Kopi Manis yang ada di jalan Ir. Soekarno, Kecomberan kec. Talun sayangnya tutup. Padahal kopi disana enak, murah, susana pedesaan, dan juga adem. Akhirnya driver ojol menyarankan ke Kopi Poelen, masih di kecamatan Talun tapi harga nya jauh lebih mahal ya disini, kalau suasana sih ga jauh beda sama Warung Kopi Manis tapi kalau disuruh milih lebih baik Warung Kopi Manis (sebelum kesini baiknya cek instagram mereka pengumuman buka tutup nya di akunnya). Kami di Kopi Poelen sampai magrib, setelah itu menutup perjalanan di Cirebon, sebelum ke stasiun, kami kulineran di Jalan Kejaksan. Naik kereta Airlangga jam 21.00 wib di stasiun Cirebon Prujakan, alhamdulillah sampai Jakrta jam 01.00 pagi.







Komentar
Posting Komentar
Terima kasih sudah mampir dan pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar setelah selesai membaca.