Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2019

Making Industri 4.0 Siapkan Diri Menjadi Enterpreneur Sukses

Gambar
Trend Industri 4.0 memang tidak bisa kita hindari, mau tidak mau kita harus mengikutinya. Bila tidak kita akan tertinggal trend (ketinggalan jaman), dampaknya kita akan kehilangan mata pencaharian yang menjadi sumber kelangsungan hidup. Walaupun kita bekerja disebuah perusahaan besar, namun persaingan tetap berlaku dan tak bisa dihindari. Industri 4.0 menuntut kita terus meng upgrade skill agar kita dapat bersaing dengan sumber daya manusia yang lain.
Making Industri 4.0 Making Industri 4.0 adalah nama trend pertukaran data terkini dalam teknologi pabrik. Istilah ini mencakup sistem siber-fisik, internet, konputasi awan dan komputasi kognitif. Istilah "Industrie 4.0" diangkat kembali di Hannover Fair tahun 2011. Pada Oktober 2012, Working Group On Industry 4.0 memaparkan rekomendasi pelakasanaan Industri 4.0 kepada pemerintah federal Jerman. Anggota kelompok kerja Industri 4.0 diakui sebagai bapak pendiri dan perintis Industri 4.0. (sumber wikipedia).

Melihat di negara lain …

4D3N Wisata Murah Ke Kuala Lumpur Hanya Dua Juta Rupiah

Gambar
Perjalanan 4D3N (4 Day 3 Night) wisata murah ke Kuala Lumpur sebenarnya, karena ingin perpanjang paspor. Sayangnya paspor yang saya miliki sama sekali belum pernah di pergunakan. Manurut peraturan yang ada, paspor harus diperpanjang sebelum 6 bulan masa berlaku habis. Misalnya Oktober berlakunya maka April atau sebelumnya harus segera diurus perpanjangnya.

Kebetulan teman saya Andini (dia sudah pengalaman ke luar negeri sering mengantar tamu berwisata) mengajak ke Kuala Lumpur. Dia mulai browsing paketannya (tiket+hotel) di Traveloka (bukan endorse). Akhirnya dapat yang Rp 2.300.000 (sudah termasuk tiket pesawat pulang pergi+Hotel 4D3N untuk 2 orang) dan karena dia selalu transaksi di Traveloka maka mendapatkan diskon lagi sebesar Rp 100.000.


Kami memilih tanggal 7 Januari berangkat dari CGK (Bandara Soekarno Hatta Jakarta). Boarding pukul 8.30 wib dari terminal 2F CGK, karena harus melewati beberapa pemeriksaan saya pun sampai dibandara 2 jam sebelum boarding. Apalagi ini pertama kal…

Demi Meningkatkan Kualitas SDM Presiden Arahkan Vokasi Pada Kemnaker

Gambar
Untuk meningkatkan kualitas SDM, di perusahaan besar hanya menerima karyawan dengan lulusan S1. Sayangnya, setiap tahun lulusan dari perguruan tinggi banyak yang kesulitan mencari kerja. Tidak bisa dielakkan lagi bertambahnya pengangguran, karena kualitas sumber daya manusia di Indonesia yang kurang. Kalau dulu tahun 90an lulusan SMA sederajat saja bisa melamar pekerjaan di sebuah bank. Entah itu bagian marketing atau divisi lainnya. Seperti saya yang lulusan SMEA Akutansi (katanya kalau mau cepat dapat kerja harus ambil sekolah jurusan tapi kalau mau melanjutkan kuliah ambil SMA).


Di sekolah kejuruan seperti SMEA (Sekolah Menengah Ekonomi Atas) atau STM (Sekolah Tehnik Menengah) ada program pengembangan SDM, harus melakukan PKL (Praktek Kerja Lapangan) untuk meningkatkan kreatifitas dan kualitas sumber daya manusia setelah lulus. Tahun 96, begitu lulus saya langsung melamar pekerjaan sebagai SPG (Sales Promotion Girls) disebuah brand pakaian untuk ditempatkan di salah satu mal di Jak…