Dompet Dhuafa Gelar Indonesia Humanitarian Summit 2025 & Philanthropi Report

Sejak beberapa tahun lalu mengenal Dompet Dhuafa dan juga beberapa kali hadir di dalam kegiatan nya, jadi makinpercaya Dompet Dhuafa amanah dalam menyalurkan bantuan melalui program-programnya. Kemarin tanggal 15 Januari 2026, berlokasi di Nusantara TV Ballroom, NT Tower Pulo Mas Jakarta Timur, Dompet Dhuafa berkolaborasi dengan Nusantara TV menggelar Indonesia Humanitarian Summit (I-HitS) 2025 bertajuk Empowerment to The Next Level. Public Expose 2025 & Indonesia Philanthropi Report merupakan wadah penggerak perubahan  nyata. Ditengah kemiskinan yang masih terbilang tinggi angka nya di Indonesia. Ini merupakan juga bagi filantropi, apalagi di penghujung tahun 2025 Indonesia dilanda bencana. Di tahun 2025 ini GREAT Edunesia sukses menebar kebermanfaatan kepada 39.676 penerima manfaat, 3923 individu, dan 35.753 komunitas (guru dan pengiat literasi).

dompet dhuafa


Acara juga di meriahkan oleh pentas seni dan budaya, pameran booth pemberdayaan oleh Mitra Pelaksana Program (MPP), anatara lain Great Edunesia, menghadirkan Institut kemandirian, beasiswa, dan program literasi lainnya. Dibidang kesehatan ada Yayasan Rumah Sakit Terpadu (YRST), ada pemeriksaan mata gratis dan juga pemeriksaan kesehatan gratis, seru nya lagi ada games edukasi. Alhamdulillah ga mau menyia-nyiakan kesempatan ini, kemarin saya sempat periksa gula darah dan kolesterol. Oh iya ada produk UMKM Zona Madina, Disaster Management Center (DMC), Lembaga Pelayanan Masyarakat (LPM).dan pemberdayaan ekonomi.

Kerja Nyata Dompet Dhuafa sebagai Lembaga Filantropi Membantu Mengurangi Kemiskinan

indonesia humanitarian summit 2025


 
Jadi angka-angka tersebut bukan hanya sekedar statistik saja melainkan bukti akuntabilitas pengelolaan dana zakat, infak, dan sesekah transparan, jadi itulah kenapa Dompet Dhuafa menjadi pelopor filantropi yang terus berinovasi dalam pengelolaan zakat dan wakaf. Untuk Dompet Dhuafa yang sudah menjadi wadah dan jembatan untuk zakat, infak selama 32 tahun ini sejak berdiri tahun 1993 sudah menjangkau lebih dari 41,8 juta penerima manfaat melalui berbagai program dibidang sosial, ekonomi, kesehatan, pendidikan, dakwah dan kebudayaan. Acara ini bertujuan • Sebagai wujud transparansi pelaporan kinerja pemberdayaan di Dompet Dhuafa;
• Menghadirkan ruang diskusi dalam merespon dan menangani kemiskinan di Indonesia;
• Pemaparan program pemberdayaan berbasis Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf;
• Menyuarakan dampak besar filantropi di Indonesia.


Forum Diskusi Lembaga Pilanthropy dalam Pemberdayaan yang berkelanjutan

wamen luar negeri


Dalam Indonesia Humanitarian Summit (I-HitS) hadir juga perwakilan Kementerian Agama Republik Indonesia, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, serta Wakil Menteri Luar Negeri Anis Matta. Dalam sambutannya Wamen Anis Matta memaparkan, Dompet Dhuafa merupakan kafilah kebaikan yang mewarnai kerja-kerja di lembaga pilantrofi. Menurut Pak Anis Matta, yang bekerja di filantropi mempunyai banyak impact yang sangat besar bagi kehidupan di masyarakat. Dampak yang paling penting yang diajarkan pekerja-pekerja di filantropi, mengajarkan kita berbagi, menjadi fungsi mental healty karena dalam agama Islam kikir adalah penyakit jiwa. Jadi kalo kita mendorong orang untuk berbagi, kita membantu mereka mengobati penyakit jiwa, dan memberi juga tidak usah menunggu kaya. Sebenarnya dalam berbagi memberikan dampak besar dalam diri kita tanpa kita sadari, ada kebahagian tersendiri yang kita dapatkan setelah berbagi.

Hadir juga Entrepreneur, Sandiaga Uno; Rahmad Riyadi, Anggota Pembina Dompet Dhuafa, Anggota Dewan Pembina Dompet Dhuafa, Yudi Latif; Ahmad Juwaini, Ketua Pengurus Dompet Dhuafa, Direktur IDEAS, Agung Pardini; Ketua Bidang Inovasi dan Literasi Forum Zakat, Eko Muliansyah; Direktur Komersial NTV, Dede Apriandi; Owner Batik Trusmi, Sally Giovanny; Founder dan CEO Agradaya, Andhika Mahardika; serta Penerima Manfaat Dompet Dhuafa, M Attiatul Muqtadir.

akhmad juwaini


Ahmad Juwaini memaparkan, jadi sepanjang tahun 2025 mendapati total Penghimpunan Dompet Dhuafa sebanyak Rp426.519.076.822,-. Sementara total penyaluran melalui berbagai program yang berbasis lima pilar kesehatan, pendidikan, ekonomi, sosial, dakwah dan budaya- sebanyak Rp422.942.586.574,-. Dengan catatan kenaikan penyaluran tahun 2025 sebesar 103%, kinerja penyaluran Dompet Dhuafa sangat efektif menurut Allocation to Collection Ratio, Zakat Core Principle. Dari angka penghimpunan di atas, total penerima manfaat pada tahun 2025 sebanyak 2.828.823 jiwa dan melalui 3.632.925 layanan.

zona madina
Produk UMKM

Jujur sebagai masyarakat awam, saya berterima kasih, Filantropi Dompet Dhuafa membantu Pemerintah mengentaskan kemiskinan hingga ke pelosok. Dalam sambutan Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama, keberhasilan lembaga zakat bukan pada penghimpunan tetapi pada seberapa besar penerima manfaat yang berubah dari mustahik ke muzakki. Tentu saja ini salah satu tantangan bagi Dompet Dhuafa, bersama-sama bersinergi bersama negara mengentaskan kemiskinan. Beberapa sempat datang ke Zona Madina di Parung Bogor, warga yang membutuhkan bisa merasakan pelayanan rumah sakit gratis. Petani pun banyak yang terbantu terhindar, tentu saja ini berkat para donatur, kolaborasi mitra strategis, dedikasi para relawan, serta kontribusi seluruh insan Dompet Dhuafa yang amanah dalam mengolah dan mendistribusikan kepada penerima manfaat. 




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hope On The Stage In Jakarta

5 Wisata Gratis Di Kota Jakarta

Renungan Malam 15 Ramadan 1446 H