Cinta Ini Milik Kita Part. 1

Jarak kampus dari rumah ku lumayan juga, waktu tempuh jika perjalanan lancar hanya setengah jam. Ga terasa waktu begitu cepat berlalu, rasa-rasanya baru kemarin aku masuk SMK. Sekarang aku sudah resmi menjadi salah satu universitas swasta di Jakarta. Universitas Sahid yang menjadi pilihan ku melanjutkan pendidikan untuk mencapai impianku. Di Sahid bebas uang gedung, maklum sejak dua tahun yang lalu sejak kepergian bapak, kami mengandalkan empat kamar kos-kosan untuk uang kuliahku.

Sedangkan untuk makan sehari-hari ibu mendapatkan penghasilan dari profesinya sebagai Blogger. Penghasilan seorang Blogger pun tidak tentu dan tidak tetap. Tapi aku selalu bersyukur, meski tidak sebesar penghasilan bapak. Ibu selalu menyediakan makanan kesukaan ku dan kakak. Oh iya aku anak bungsu dan mempunyai satu orang kakak. Dia lulusan AkPer di Husada, dan kini telah bekerja disalah satu rumah sakit swasta di Jakarta Selatan.

indonesia beautiful

Uffs.. Hati ku jadi tak tenang dihari pertama memasuki ruang kuliah. Sebenarnya aku lebih memilih ingin mengikuti kelas karyawan. Supaya disiang harinya aku bisa bekerja, agar bisa membantu ibu.

Bruggg.. Aww.. tiba-tiba ada yang melempar bola kena kepalaku. Aku pun terhuyung hampir jatuh.

Sittt.. SIAPA NIH YANG NGELEMPAR BOLA KENA PALA GUE.. BISA MAIN BOLA GAK SIH LO..

Tiba-tiba..oh Tuhan ganteng banget mahluk ciptaan Mu ini, OMG apa gue lagi mimpi ada di surga ya

Haiii.. Sorry bola ini kena kepala lo.. Haiii..cewe lo gapapa kan???

"Eh.. Iya gapapa cuma kaget aja" astaga kenapa gue jadi salah tingkah begini

"Seriusan lo ga papa???" Yuk gue antar ke UKS, oh iya kenalin gue Rey mahasiswa manajemen perhotelan semester enam.

"Ooh kenalin gue Rianty mahasiswa akuntansi semester pertama."

"Wahhh lo anak baru ya, selamat datang di Sahid semoga betah ya Ty."

"Ok gue ke kelas dulu ya Rey, takut dosen dah datang nih gue gak mau kena hukuman dihari pertama. By.."

Oh God makin semangat aja dah gue kuliah disini, hari pertama udah menikmati pemandangan indah. 

Begitulah hari pertama kuliah di sini dan kenangan itu kan menjadi kenangan terindah, bikin gue senyum-senyum sendiri. Bahagia gue sepertinya cuma sesaat, dan gue harus bersabar harus satu ruangan dengan cowok ganteng tajir tapi berkelakuan minus. Jonathan nama cowok sok keren itu yang selalu dikelilingi mahasiswi yang tergila-gila dengan ketampanannya dan gak cuma teman sekelas tapi kakak kelas pun berlomba-lomba mencari perhatiannya.

Anjritttt.. Napa nih fuck boy duduk disebelah gue, padahal masih banyak bangku kosong disini. 

"Hello.. Kenalin gue Jonathan, lu Rianty kan nah mulai detik ini lu yang harus ngerjain tugas gue dan sebagai imbalannya lu bisa makan gratis sepuasnya dikantin."

"APAAAA.. BARU JUGA KENAL SEENAK AJA LO MERINTAH NYURUH NYURUH GUE NGERJAIN TUGAS LO.. KALAU GAK MAU NGERJAIN TUGAS MENDING LO DIRUMAH AJA...!!!!

"Heiiii.. Galak amat sih lo, untung manis lo asal lo tau ya disini semua cewek-cewek disini berlomba-lomba untuk mendapatkan perhatian dan pingin selalu berada disisi gue."

"Terima kasih Jonathan yang terhormat, gue gak suka berada didekat lo, lagi pula gue masih mampu bayar buat makan dikantin dan gue gak terbiasa yang gratisan meskipun gue bukan orang yang banyak duit.. PAHAM LO.. MINGGIR..!!!"

Aku pun langsung berlari ke kamar mandi, sumpah kenapa mesti ada anak serese itu dan gue harus satu kelas dengannya selama 4 tahun. KESEL..KESEL.. KESELLL GUE rasanya pingin pindah kampus kalau gue banyak duit.

Bersambung...


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tiroid Bukan Penyakit Menular Namun Bisa Mengakibatkan Kematiaan

Bella Terra Lifestyle Mall Di Jakarta Utara

Manfaat Nano Water Can Slim Untuk Kesehatan