Cara Mencegah Dan Mengobati Nyeri Tulang Belakang

Umumnya Nyeri Tulang belakang hampir semua orang mengalaminya, baik usia muda maupun lanjut usia. Faktor gaya hidup pun bisa mengakibatkan risiko ini terjadi pada kita. Beberapa hari yang lalu, saya menghadiri gathering Blogger dan Vlogger yang diselenggarakan oleh RS Premier Jatinegara.  Dengan menghadirkan pembicara dr. Wismaji Sadewo, Sp. BS (K), memaparkan penyebab dan pencegahan terhadap nyeri tulang belakang.

Dari pemaparan dr. Wismaji Sadewo, Sp. BS (K), jelas sekali bahwa jika gejala atau sakit yang di diamkan akan bisa berakibat fatal. Pada kebiasaan sehari-hari juga, seperti terlalu lama duduk atau lupa waktu saat bekerja di depan komputer, tidur dengan posisi yang salah dan melakukan gerakan secara tiba-tiba bisa mengakibatkan nyeri tulang belakang.

Penyebab Nyeri Tulang Belakang

Osteoporosis pun masih berkaitan dengan nyeri tulang belakang dan mayoritas  menghantui perempuan pre menopause.  Nyeri tulang belakang seringkali disebabkan kurangnya pengetahuan dan salah pengertian  sehingga berakibat sangat fatal. Misal ketika sakit pinggang, sebaiknya jangan memakai korset. Pijat urut boleh asalkan hanya nyeri pada otot dan pegal pegal tapi jika nyeri tulang belakang sebaiknya diperiksakan ke dokter untuk pengobatan yang tepat.

cara mengatasi nyeri tulang belakang
Gathering Blogger dan Vlogger Nyeri Tulang Belakang 

Bagi yg mengalami sakit tulang belakang bawah, berusaha bergerak aktif utk membantu pemulihan. Lakukan gerakan tanpa tergesa-gesa dan tdk memaksakan tubuh. Konsultasi kedokter saraf/ortopedi utk tindakan penanganan sakit tulang belakang bawah. Rasa nyeri tulang belakang bawah sering dikaitkan dengan nyeri punggung bawah (low back pain). Dan ini berhubungan dgn ligamen (jaringan ikat) disekitar tulang belakang, saraf, sumsum tulang belakang. Dan paling banyak terjadi di usia 30-40 thn.

Ada beberapa faktor yg dapat meningkatkan risiko sakit tulang belakang bawah. Misalnya kelebihan berat badan (Obesitas), hamil, merokok, stres atau depresi, serta konsumsi obat-obatan yang dapat memengaruhi kondisi tulang. Biasanya orang hamil sering merasakan, sakit pada tulang belakang. Tergantung pada imun tubuhnya, karena orang hamil akan mengalami perubahan pada organ tertentu.

Namun jika terjadi penurunan pada berat badan, terjadi pembengkakan, atau nyeri yang berkepanjangan, nganguan berkemih/gangguan BAB juga terjadi kesemutan sebaiknya periksa ke dokter. Sebenarnya penyakit apapun, apalagi disertai dengan gaya hidup jangan di sepelekan. Pengobatan sakit tulang belakang bawah tergantung dari penyebabnya.

obat nyeri tulang belakang
 dr. Wismaji Sadewo, Sp. BS (K)

Berikut beberapa pilihan pengobatan yang dapat dilakukan:
1. Obat pereda nyeri. Misalnya paracetamol atau ibuprofen
2. Suntikan anti radang
3. Operasi tulang belakang
Olahraga teratur seperti yoga dan renang untuk mengurangi risiko nyeri tulang belakang.

RS Premier Jatinegara

Konsultasi pada ahli yang tepat atau rumah sakit yang terdekat, bila nyeri tulang belakang berkepanjangan. Rumah Sakit Premier Jatinegara, rumah sakit tipe A ini sudah lengkap melayani bagi pasien yang membutuhkan perawatan maksimal. Anak/Pediatrics, Bedah umum (General Surgery), Bedah Jantung-Thorax (Cardio Thoracic Surgery),  Bedah Mulut (Oral Surgery), Bedah Ongkologi (Oncology Surgery), Bedah Orthopedi & Traumatologi,  Bedah Anak, Bedah Plastik, Bedah Saraf , Bedah Urologi,  Bedah Digestif, Bedah Vaskuler,  Jantung, Gigi, dan Kandungan.

rs premier jatinegara
RS. Premier Jatinegara

RS Premier Jatinegara mengandalkan tenaga medis yang sudah berpengalaman dan ahli juga meyediakan klinik khusus seperti Klinik Colorectal, Klinik Diabetes,  Klinik IQONI, Klinik Kosmetik, Klinik Respirasi, Klinik Varises, Kulit & Kelamin, Mata, Penyakit Dalam,  Rematik, Akupunktur, Psikiatri, Psikologi, Kedokteran Fisik & Rehalibitasi dan Klinik Umum. 

Premier Executive Clinic

Merupakan klinik yang dirancang  untuk Anda yang membutuhkan akses cepat dengan waktu yang terbatas. Klinik ini melayani kasus-kasus non-emergensi dan pengobatan yang reguler, antara lain spesialisasi dan sub-spesialisasi. 
  • Penyakit Dalam
  • Penyakit Dalam-Endoktrin & Metabolik
  • Penyakit Dalam-Gastro-Hepatologi
  • Penyakit Dalam-Nefrologi
  • Jantung & Pembuluh Darah
  • Saraf
  • THT
  • Mata
  • Bedah Onkologi 
  • Kebidanan & Penyakit Kandungan 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tiroid Bukan Penyakit Menular Namun Bisa Mengakibatkan Kematiaan

Bella Terra Lifestyle Mall Di Jakarta Utara

CINTA YANG TERPENDAM