Dompet Dhuafa Mengajak Pewakaf Dalam Program Wake Up Wakaf Untuk Ekonomi Lebih Baik

Kalau sudah memasuki usia 40 tahun, pasti kita baru terpikir untuk mengumpulkan bekal untuk pulang nanti. Semua manusia akan mati baik muda maupun tua atau yang baru lahir. Semua itu sudah tertulis dan diatur oleh Sang Pencipta. Ketika manusia itu meninggal, yang dibawa hanya kain kafan dan amal sholeh saja.

Dalam Hadist Riwayat Imam Bukhari dan Muslim, Rasulullah S.A.W bersabda Bila seseorang telah meninggal dunia, Maka terputus untuknya pahala segala amal Kecuali tiga hal yang tetap kekal: Sadaqah Jariyah, Ilmu yang bermanfaat, dan Anak Shaleh yang senantiasa mendo'akannya.

Wake Up Wakaf salah satu program Dompet Dhuafa

Maka setiap manusia yang ingin masuk surga dan pahala nya mengalir terus meski kita telah wafat. Sebaiknya perbanyak sadaqah jariyah, banyak berbagi pada orang yang kurang beruntung. Beberapa hari yang lalu, saya ikut hadir dalam Blogger Meet up yang diselenggarakan Dompet Dhuafa. Kami diajak mengunjungi Lembaga Pemberdayaan Insani, dan Zona Madina terdapat RS. Rumah Sehat Terpadu, Masjid, Rumah Jampang dan DayaMart.

wakaf produktif
RS. Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa di Zona Madina Parung Bogor

Pada Blogger Meet Up kali ini, Dompet Dhuafa mengajak Blogger untuk ikut mengkampanyekan mengajak pewakaf #WakeupWakaf. Oh iya saya tahu nya yang bisa diwakafin itu Makam, Masjid dan Madrasah. Ternyata dengan uang pun kita bisa berwakaf loh, jadi gak usah nunggu kaya atau mampu jika ingin Wakaf.

Tidak mampu sendiri, bisa bersama-sama. Manfaatnya besar sekali dengan uang yang terkumpul, selain untuk penerang di kubur nanti. Saya lihat sendiri uang yang terkumpul dari wakif-wakif diolah untuk kepentingan orang-orang kurang beruntung. Dibangun sekolah dari Paud, TK, SD, SMP, SMA rencana nya tahun depan sampai Perguruan Tinggi.

dompet dhuafa
Ruang baca di perpustakaan 

Dari perpustakaan sampai lab. komputer lengkap disana. Nah bagi calon siswa akan di seleksi  dan di tes kecerdasannya. Jadi tujuan agar, tepat sasaran untuk penerima manfaatnya. Tentunya semua siswa disini gratis tidak dipungut uang sepeser pun. Nah untuk pasien di RS Rumah Sehat Terpadu juga gratis. Untuk fasilitas mendapat  akreditasi nya sendiri setaraf dengan hotel bintang 5.

Bumi Pengembangan Insani

Di Bumi Pengembangan Insani terdapat beberapa program pendidikan DD seperti :

Sekolah SMART Ekselensia Indonesia, meluluskan 245 siswa
Beastudi ETOS,  Penerima manfaat sebanyak 5480 mahasiswa dari berbagai daerah.
Pusat Pembelajaran, dimulai tahun 2010 dan saat ini sudah menghasilkan 1054 guru
SGI (Sekolah Guru Indonesia)  dan Pelatihan & Pendampingan Sekolah dimulai tahun 2004 dan sampai saat inisudah memberikan pelatihan kepada18.057 guru dan pendampingan 337 sekolah.

dompet dhuafa
Kegiatan belajar di SMART Ekselensia

Masjid Al Madinah

Masjid yang berlokasi di Jl.  Raya Parung No.  KM 42, Jampang Kec. Kemang Bogor Jawa Barat, merupakan sarana iconic Dompet Dhuafa yang dibangun dalam kawasan Zona Madina,  Parung. Tidak hanya untuk sarana menunaikan ibadah shalat,  Masjid ini juga dibangun untuk menjadi pusat aktivitas sosial dakwah Islam.

Masjid Al Madinah merupakan bangunan 2 lantai dengan luas 2.830 M2. Seluruh ruang masjid dapat menampung lebih dari 1500 jamaah.  Selain itu, masjid ini juga dilengkapi dengan ruang pertemuan yang representatif untuk aneka bentuk kegiatan.  Kapasitas ruangan ini dapat menampung 800 orang. Bisa juga nih sewa untuk resepsi pernikahan, kemarin saya lihat disini juga ada yang latihan manasik haji.

Dompet Dhuafa kembangkan program berbasis wakaf produktif 

Sejak berdiri pada tahun 1993,  Dompet Dhuafa telah mengembangkan berbagai program berbasis Wakaf produktif . Diantaranya RS Rumah Sehat Terpadu di Parung Bogor yang telah melayani lebih dari 15 ribu dhuafa setiap bulannya. Dari segi agronomi, Dompet Dhuafa membangun Kampung Agroindustri di Kebun Indonesia Berdaya di Subang,  dengan memberdayakan petani peternak,  pekebun, dan UKM setempat.

Dalam bidang pendidikan, Dompet Dhuafa mendirikan SMART Ekselensia di Parung, Pesantren Hapidz Village di Lido.  Beberapa sektor lainnya juga telah banyak dikembangkan oleh Dompet Dhuafa,  sebagian besar adalah dibangun diatas tanah wakaf dengan biaya dari wakaf uang.

Ada lagi nih program dari Dompet Dhuafa menyediakan kapling seharga 126 juta. Akan ditanami buah naga, nanas, pepaya, jambu kristal, dan alpukat. Nah nanti hasil panennya akan diolah di Pabrik Ekstrak Buah Indonesia Berdaya di Desa Cirangkong Subang Jawa Barat.

kopi
MADAYA Kopi hasil pemberdayaan dari petani Dompet Dhuafa

Pabrik ini diharapkan dapat berproduksi dengan padat karya dan menyerap tenaga kerja dari kalangan dhuafa. Inilah salah satu bentuk wakaf produktif, dimana lahan dan donasi wakaf yang dihimpun Dompet Dhuafa dapat menjadi sumber ekonomi produktif yang dapat memberi manfaat ekonomi bagi kaum dhuafa.

Nah semoga informasi bisa membuat kamu tergerak menjadi donator dan berwakaf produktif di Dompet Dhuafa.







Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tiroid Bukan Penyakit Menular Namun Bisa Mengakibatkan Kematiaan

Bella Terra Lifestyle Mall Di Jakarta Utara

Harga Teman Giant Untuk Produk Favorit Pelanggan