Mayora Produksi Cemilan Sehat Untuk Indonesia

Bagi yang suka nyemil-nyemil cantik pasti udah tau kan semua produk dari PT. Mayora Indah. Kemarin (9/8/2018) tuh saya berkesempatan visit pabrik PT. Mayora Indah Divisi Wafer yang berlokasi di Jakarta Barat. Kunjungan kemarin bersama Kumpulan Emak-Emak Blogger (KEB), Kementerian Perindustri (Kemenpri) dan RepCil (Reporter Cilik) Media Indonesia.

PT. Mayora Indah, Tbk
Gedung PT. Mayora Indah Divisi Wafer

Mayora Produksi Cemilan Sehat Untuk Indonesia

Berkunjung ke pabrik PT. Mayora Indah dan melihat langsung produksi Beng Beng dan Zuperrr Keju, membuat saya semakin yakin untuk mengkonsumsi nya. Pabrik Mayora ada 22 di Indonesia dan 5 di luar negeri. Semua produk dari Mayora sangat digemari oleh konsumennya. Filipina penyuka kopi dan beng beng, untuk Timur Tengah penyuka permen dan Astor. Mesin dipabrik beroperasional selama 24 jam full setiap hari.

Cemilan anak Indonesia
Cemilan favoritku nih kalau dah nyemil ini gak mau berhenti. Kalau kamu gimana???

Perusahaan makanan dan minuman termasuk dalam sektor terbesar yang ikut mendukung keberhasilan Indonesia di era Industri 4.0. Nah produk kita ini akan semakin banyak dibeli di luar negeri dan industri kita akan semakin berkembang dan canggih.

PT. Mayora Indah divisi Wafer
Sambut hari mu dengan kopi dari Mayor

PT. Mayora Indah, Tbk yang kami kunjungi adalah salah satu pelaku industri andalan Indonesia, karena saat ini sudah menjadi pemain global yang sudah dikenal di banyak negara di dunia. 

Apa sih industri 4.0 itu?

Industri 4.0 adalah nama tren otomasi dan pertukaran data terkini dalam teknologi pabrik. Istilah ini mencakup sistem siber-fisik, internet untuk segala, komputasi awan, dan komputasi kognitif.
Industri 4.0 menghasilkan "pabrik cerdas". Di dalam pabrik cerdas berstruktur moduler, sistem siber-fisik mengawasi proses fisik, menciptakan salinan dunia fisik secara virtual, dan membuat keputusan yang tidak terpusat. Lewat Internet untuk segala (IoT), sistem siber-fisik berkomunikasi dan bekerja sama dengan satu sama lain dan manusia secara bersamaan. Lewat komputasi awan, layanan internal dan lintas organisasi disediakan dan dimanfaatkan oleh berbagai pihak di dalam rantai nilai (sumber wikipedia).
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto meyakini pertumbuhan produksi industri manufaktur nasional akan lebih meningkat pada kuartal III atau semester II tahun 2018. Untuk itu, pemerintah terus berupaya menciptakan iklim usaha yang kondusif di dalam negeri agar perusahaan-perusahaan bisa lebih agresif dan ekspansif sehingga mampu memenuhi kebutuhan pasar domestik dan ekspor.

Blogger visit PT. Mayora Indah Divisi Wafer
Kumpulan Emak Blogger (KEB) visit PT. Mayora Indah Divisi Wafer dok. HelloFika

Airlangga menilai, momentum Lebaran dan Pilkada pada tahun ini berdampak positif terhadap naiknya permintaan domestik sehingga terjadi pula peningkatan produksi di sejumlah sektor manufaktur, seperti Industri makanan dalam negeri dan minuman, industri tekstil dan produk tekstil, industri alas kaki, serta industri percetakan. “Apalagi tahun depan ada Pemilu, demand produknya akan lebih banyak lagi,” ujarnya. (Sumber kemenperin.go.id).
Industri Makanan adalah industri kesayangan Indonesia, karena bisa menjual produk ke negara lain dalam jumlah banyak, kualitasnya tidak kalah dengan negara lain, dan bisa membuat banyak orang mendapat pekerjaan.

Reporter Cilik Media Indonesia

4 Hal Hebat Industri Makanan Kita yaitu

1. Mendatangkan banyak investasi dari dalam dan luar negeri
2. Membuat banyak orang tua lain mendapat pekerjaan
3. Makin banyak orangbyang bisa berjualan produk olahan makanan
4. Daerah-daerah di Indonesia bisa lebih sejahtera

Pemerintah pun mempunyai cara tersendiri agar Industri Makanan tetap "sehat" yaitu

1. Memberikan keringanan pajak (Tax holiday & Tax allowance)
2. Memberikan bantuan peralatan, mesin, promosi di dalam dan luar negeri
3. Memberi pelatihan desain, teknologi dan ketrampilan baru pegawai di perusahaan
4. Peraturan dalam rangka melindungi konsumen
5. Standardisasi (SNI) agar kualitas produk Indonesia nggak kalah dengan negara lain.

PT. Mayora Indah Divisi Wafer

Tidak terasa sudah 35 tahun (1982) PT. Mayora Indah memproduksi pangan sehat untuk negeri ini. Bahkan perusahan yang mempunyai karyawan 2624

Wafer dan Coklat
Divisi wafer Mayora memiliki beberapa produk unggulan yang di Indonesia menjadi pelopor dalam kategorinya.

“beng beng’ merupakan wafer berlapis coklat hasil produksi Mayora yang menjadi pelopor dalam kategori wafer berlapis coklat dengan 4 kelezatan dalam setiap gigitannya karena berlapis karamel dan crispy.

“Astor” juga merupakan pelopor dalam kategori “wafer roll”.

Sementara “Roma wafer coklat” adalah eksistensi dari “Roma Superman” pada tahun 1970an yang masih eksis hingga saat ini. Pada tahun 2015, telah dipasarkan juga Roma wafer coklat dan Roma wafer vanila.

“Choki Choki” juga merupakan produk pelopor dalam kategori coklat pasta.

Semua produk Cokelat Mayora terbuat dari cokelat asli sehingga menghasilkan produk berkualitas tinggi.

CSR di perusahaan Mayora ada dalam bidang pendidikan sampai memberangkatkan Umroh untuk karyawan dari Mayora Group. Oh iya, PT Mayora Indah Tbk sangat mengutamakan kebersihan loh. Sebelum memasuki area pabrik, kami harus menggunakan baju khusus, masker dan penutup kepala. Perhiasan apapun dilarang dipakai ketika memasuki area pabrik (jarum pentul pun harus dilepas). Setelah body diperiksa aman dari benda logam atau perhiasan kamu harus mencuci tangan dahulu dan dibilas kembali dengan alkohol (sanitasi).

Sanitasi
Sanitasi dulu ya sebelum memasuki area pabrik PT. Mayora Indah Tbk.

Pertama-tama kami dibawa ke tempat penyimpanan bahan baku. Gudang penyimpanan pun ada dua yaitu penyimpanan bahan baku cair dan padat. Semua bahan baku cair hingga padat di dapat dari dalam negeri, kalau sedang bahan sulit di dapat maka memungkinkan untuk impor.

Disini dilarang membawa handphone ya. Dalam satu rombongan kami hanya diperbolehkan membawa kamera digital. Dari gudang, proses hingga packing dilakukan dengan sangat higenis dan rapi. Nah setelah produk sudah dikemas atau di pack dalam kardus sebelum sampai ke tangan kita (konsumen), produk akan disimpan dulu di gudang selama empat hari guna memaksimalkan coklat agar menempel dengan sempurna.

Komentar

  1. makin suka deh sm beng beng setelah lihat proses pembuatannya

    BalasHapus
  2. Semoga industri di Indonesia semakin maju

    BalasHapus

Posting Komentar

Terima kasih sudah mampir dan pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar setelah selesai membaca.

Postingan populer dari blog ini

Tiroid Bukan Penyakit Menular Namun Bisa Mengakibatkan Kematiaan

Bayar Tagihan Listrik Di Traveloka Jadi Mudah Bisa Dimana Aja

Lebih Mengenal Arti Rezeki Sebenarnya Di Buku Aplikasi Pencari Rezeki