Dukung Indonesia Ekspor Hasil Pertanian

Tau kan kalau Indonesia sangat subur tanahnya, yang akan tumbuh jika ditanami apa saja. Bahkan jika tanahnya tidak diberi pupuk pun akan menghasilkan buah yang berkualitas. Apalagi di dataran tinggi contohnya Dieng, yang menghasilkan kentang, kol, kembang kol, terong belanda, purwaceng dan masih banyak lagi hasil pertanian dengan kualitas tinggi. Makanya tak heran jika petani kentang di Dieng sangatlah tinggi penghasilannya di kala panen.

Indonesia ekspor bahan pangan
Lahan pertanian di Dieng Wonosobo Jawa Tengah

Peluang Ekspor di Indonesia

Tak heran karena pangan yang berkualitas tinggi, banyak permintaan pengiriman bahan pangan dari negara tetangga. Indonesia pun negara yang paling tinggi hasil ekpornya. Namun sayangnya mengapa Indonesia terkenal dengan sebutan importir. Ya memang mayoritas penduduk Indonesia lebih merasa bangga dengan produk dari luar negeri. Seperti produk fashion yang sebagian pabriknya ada di Indonesia.

Indonesia ekspor tanaman hias ke Korea Selatan
Indonesia ekpor tanaman hias ke Korea Selatan

Bahkan kaum milineal pun lebih bangga mengkonsumsi jenis makanan luar negeri. Padahal kuliner khas Indonesia sangat populer di kalangan wisatawan asing. Contohnya boyband idola saya Super Junior dan BTS sangat menyukai nasi goreng dan sate. Tidak hanya pangan saja yang di ekspor tetapi dari pertambangan migas dan non migas, makanan olahan, kopi, perhiasan, ikan dan produk kerajinan, rempah-rempah, dan produk kulit, peralatan medis, minyak atsiri, sarang burung walet, peralatan kantor dan tanaman obat.

Pete, jengkol, sapu lidi, tokek, katak dan umbi talas masuk dalam daftar ekpor unik. Sarang burung walet di cina hampir 70 persen berasal dari Indonesia, tetapi dikenalnya bukan dari Indonesia melainkan dari Malasyia. Indonesia pun pernah loh ekpor daging dengan kualitas tinggi ke Nyanmar. Kita pun ekspor produk olahan daging ayam ke Jepang. Indonesia itu kaya akan bahan pangan dan budidaya , maka dari itu pemerintah menargetkan Indonesia menjadi Lumbung Pangan Dunia 2045. Ada banyak sekali produk unggulan Indonesia yang bisa di ekspor , apalagi kini sudah banyak negara asing yang mempercayai Indonesia sebagai penyedia bahan pangan yang dibutuhkan oleh mereka.

Oleh sebab dari itu, maka disinilah tugas kita sebagai rakyat Indonesia yang harus mendukung agar suksesnya Indonesia menjadi lumbung pangan dunia 2045 tepat 100 Indonesia merdeka. Berikut produk pertanian yang memiliki berpotensi ekspor besar adalah Jagung, Cokelat, Kelapa, Beras, sawit, nanas, manggis, Salak, Tanaman Hias, Buah Naga, mangga, Pepaya dan lain sebagainya. Mirisnya banyak petani kita yang di pelosok sana yang belum teredukasi.

Karantina di Indonesia

Umumnya barang yang masuk atau pun keluar (ekspor/impor), pada suatu negara harus melewati beberapa persyaratan atau harus di Karantina terlebih dahulu. Semua produk tumbuhan atau hewani (olahan maupun bibit harus di karantina). Banyak yang mengira mengurus karantina itu ribet,  misal membawa hewan atau tumbuhan dari daerah lain yang melewati jalur udara.
Padahal bisa diurus on the spot biayanya pun murah, atau sebelum tiba di bandara bisa menghubungi no kontak karantina yang tertera di websitenya.

Lalu kenapa semua harus di karantina?

Agar tumbuhn atau binatang yang masuk dipastikan sehat dan tidak menulari yang ada. Di setiap daerah atau pun negara, berbeda-beda jenis penyakitnya. Karantina pun memegang peran penting atas komoditi ekspor impor di Indonesia. 




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tiroid Bukan Penyakit Menular Namun Bisa Mengakibatkan Kematiaan

Bayar Tagihan Listrik Di Traveloka Jadi Mudah Bisa Dimana Aja

Lebih Mengenal Arti Rezeki Sebenarnya Di Buku Aplikasi Pencari Rezeki