Selasa, 12 September 2017

thumbnail

Setiap Susu Berbeda Dan Jangan Salah Pilih Jadilah Ibu Pintar

Semua Ibu pasti sayang anak, dan ingin selalu memberikan yang terbaik. Apapun akan dikorban kan untuk buah hatinya. Namun sayangnya banyak Ibu yang salah pengertian tentang Susu Kental Manis (SKM). Itu pun terjadi pada Saya, dulu waktu putri saya saat berusia 1 tahun 2 bulan.

Putri Saya selalu senang, bila diajak berbelanja ke pasar swalayan membeli susu. Kebetulan dia mengambil susu kental manis (skm). Sangat senang sekali melihatnya, jika dia suka dengan skm setidaknya pengeluaran Saya berkurang. Biasanya Saya harus mengeluarkan uang 50 ribu rupiah untuk 400 gr susu formulanya. Nah, pas Anakku mengambil susu kental manis, disitu jadi tersentuh hati Ibu ini. (Padahal ini adalah salah satu sifat egois ibu, Jangan ditiru ya).

Baca juga http://www.tatisuherman.com/2017/08/lindungi-kesehatan-anak-demi-menuju.html

Sejak saat itu anakku minum susu kental manis. 1 kaleng susu kental manis untuk sekeluarga Ibu, Bapak dan Anak hemat banget kan ya". Saking inging hematnya bikinnya encer. Tanpa disadari putri kecil kami sering sekali ngompol alias beser. Akhirnya Saya pun tidak lagi memberinya susu, karena bbm naik tinggi susu tak terbeli (seperti lirik lagunya Iwan Fals).
Sebagai pengganti susu, Saya memberinya makan yang banyak dan buah segar. Alhamdulillah, timbangannya stabil dan sehat. "Oh iya, waktu usia 7 hari Anak Saya diberi kurma oleh Ibu mertua, entahlah apa manfaatnya.

Blogger kece kalau udah ketemu pasti deh wefie sudah jadi kewajiban dok. Echi

Kemarin (12/09/2017) di Sleepyhead Coffe Kompeni Sehat berkolaborasi dengan ISB mengadakan fun disscus dengan pembicara dr. Martin Leman, SpA. Praktek di RS. Harapan Bunda. Mengangkat tema "Jadilah bunda pintar. Setiap susu berbeda. Jgn salah pilih."
1. Membahas kecukupan gizi keluarga, cukupi gizi bayi dgn ASi.
2. Kecukupan gizi anak dgn makanan gizi seimbang.
3. Kecukupan gizi seimbang anak untuk kondisi tertentu pilih susu boleh, tapi bukan SKM alias susu kental manis.
4. Hilangkan persepsi dan anggapan; mentang2 murah, anak tidak mau makan dikasih SKM, anak sdh minum SKM berarti sdh minum susu dan gizinya sdh terpenuhi.

dr. Martin Leman. SpA duduk ditengah blogger

Alhamdulillah dapat pencerahan dari diskusi ini. Jadi tahu Susu Kental Manis (SKM) itu sebenarnya bukan susu melainkan untuk topping saja. Contohnya untuk campuran es buah, puding atau jus. SKM itu tidak baik dijadikan susu formula apalagi diberikan pada anak-anak.

Kenapa SKM bukan Susu???

Karena SKM hampir 50 persennya mengandung gula dan air. Jadi bayangkan jika sikecil setiap hari mengkonsumsi lebih dari 50 persen gula setiap hari. Maka tak jarang banyak anak balita sekarang yang mengalami obesitas bahkan sampai ada yang diabetes.

Banyak yang menyangka SKM itu adalah susu, mungkin karena iklannya dibuat sedemikian menarik dan dengan harga terjangkau pula. Akhirnya banyak Ibu-Ibu termasuk Saya yang memberikan SKM sebagai susu formula.
Disini peran para Ibu dituntut harus cerdas dan bijak, untuk selalu mencari informasi tentang gizi seimbang anak dari sumber yang terpercaya. Bila perlu konsultasikan pada dokter atau bidan. Bisa juga pada petugas posyandu dan pastikan rutin menimbang sikecil sebulan sekali.

Diskusi santai ditemani cireng dan hazelnut ice


Semua anak berbeda kebutuhan gizinya. Misalnya seperti kedua putri Saya. Si Kakak mempunyai postur tubuh yang kecil dan Dede dengan postur tubuh yang besar. Tingkat kecerdasannya pun berbeda. Walaupun mereka masih satu keturunan tetap saja berbeda, karena dari pola makannya. Si Kakak cenderung suka pilih-pilih makanan dan Si Dede apapun juga dia suka.

Jadi jangan langsung menvonis seorang Ibu, jika mempunyai anak yang berperawakan kecil atau kurus. Atau ada Ibu yang tidak bisa memberikan ASI pada buah hatinya, mungkin saja ada beberapa faktor yang menyebabkan dia tidak bisa melakukan tugasnya sebagai seorang ibu.
Bahkan sampai ada yang membully seorang Ibu yang melahirkan dengan caesar. Aduhh please deh, tolong bijak lah. Jangan langsung menghakimi seseorang, kalau tidak tahu alasan sebenarnya.

Kembali lagi berbicara berbagai jenis susu ada susu uht, susu soya, susu kambing dan sebagainya. Nah pilih lah susu yang baik untuk sikecil dan sesuai dengan kriteria umur dan kebutuhan nutrisinya. Perlu diingat susu formula yang mahal belum tentu kualitasnya bagus untuk sikecil, bisa saja itu siasat dari marketing perusahaan tersebut.

Menurut dr. Martin Leman, SpA sebenarnya susu untuk usia 1 tahun keatas atau manula adalah masuk dalam kategori makanan. Jadi sebaiknya memberikan susu setelah makan, agar jangan sampai sikecil tidak mau makan karena sudah kenyang dengan susu.

Untuk mensiasati agar anak mau makan adalah beri mereka makanan yang mereka suka dan enak juga bergizi.
Sekali lagi Saya tekankan SKM BUKAN SUSU untuk dikonsumsi anak-anak. Anak sehat dan cerdas berawal dari Ibu yang bijak juga cerdas.
Semoga bermanfaat...

Subscribe by Email

Follow Updates Articles from This Blog via Email

No Comments

Tentang Saya

Kebebasan dan ingin menikmati hidup adalah prinsipku. Menulis dan travelling sudah menjadi hobby sejak dulu. Kalau dulu menulis hanya untuk diri sendiri tersimpan rapi di laptop ku, sejak akhir 2015 mengaktifkan lagi blogku, hidup lebih menyenangkan karena bisa berbagi pengalaman lewat tulisan. Semoga bisa bermanfaat bagi siapa pun yang singgah ke blogku. Bagi kamu yang suka travelling dan seputar lifestyle bisa mencari informasi di blog ini. follow sosial media saya Facebook: www.facebook.com/tatisuherman instagram: @tatisuherman twitter: @suhermantati email: tatisuherman2@gmail.com