Jumat, 11 Maret 2016

thumbnail

Wisata Dieng-Wonosobo



Dataran tinggi Dieng adalah kawasan vulkanik aktif di Jawa Tengah. yang masuk wilayah kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Wonosobo. Letaknya berada disebelah barat kompleks Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing.

Nama Dieng berasal dari gabungan dua kata bahasa kawi "Di yang berarti "tempat" atau "gunung dan "Hyang" yang bermakna "Dewa". Dieng berarti daerah pegunungan tempat para dewa dan dewi bersemayam.

Jalan-jalan ke Dieng Plateu menikmati keindahan di Telaga warna sungguh membuat kita semakin takjub akan Kekuasaan Allah SWT. Liburan ku kali ini ku pilih Wonosobo seperti biasa aku memanfaatkan even mudik gratis. Syukur Alhamdulillah dapat memenang undian mudik gratis dengan mobil. Dari salah satu minimarket yang sering aku kunjungi. Enaknya lagi dapat supir,uang saku dan godie bag yang isinya perlengkapan mandi,air minum untuk diperjalanan.

Tiba di Wonosobo tepat pukul 12 malam. Jalan yang dilalui sangat berkelok, terus terang kami takut sekali tidak putus-putus kami berdoa. Bukan saja jalan yang berkelok dan licin tapi juga berkabut. Perjalanan kali ini aku hanya bertiga dengan kesua putriku. Ibu suamiku meninggal seminggu sebelum hari keberangkatanku. Mau tidak mau hanya suamiku yang batal ikut ke Wonosobo.

Akhirnya kami mencari penginapan, memang masih jauh ke penginapan yang sudah ku booking di dekat dieng plateu. Murah sekali penginapan ini semalam hanya 100 ribuan dapat air termos, kopi dan teh @2 bungkus. Bebas mau berapa orang yang menginap disitu.



Udara disitu sangat dingin,  air nya juga seperti air dari lemari es. Sahur pertama di Wonosobo dengan pecel ayam yang ku beli dijalan. Sahurku kesiangan jadi kami bertiga setuju tidak puasa.

Pemilik penginapan menawarkan jasa antar dan sewa mobil menurut sangatlah mahal dengan harga yang mau ga mau harus aku setujui sewa mobil dan sopir dari jam 7 pagi - 5 sore. Itu yang sangat disayangkan dari pariwisata kita, ada beberapa daerah yang menggunakan kesempatan pada wisatawan atau istilah Jakarta nya digetok. 

Tujuan wisata pertama ke Komplek Candi Arjuna disana kita bisa menikmati beragam candi ada Candi Semar, Candi Srikandi, Candi Puntadewa, Candi Sembrada. Candi Arjuna terletak dipaling utara dari deretan percandian di kompleks itu. Candi Semar adalah Candi perwara atau pelengkap dari Candi Arjuna. Kedua bangunan itu saling berhadapan.


Di kompleks Candi Arjuna seperti ditempat wisata lainnya ada kios-kios yang menawarkan oleh-oleh Wonosobo.

Oleh-Oleh Khas Dieng wajib dibeli
-Carica
-Kacang dieng
-Dendeng gepuk
-Keripik jamur
-Mi ongklok
-Opak singkong
-Purwaceng
-Sagon
-Teh Tampi
-Tempe Kemul

Rekomen dari saya PURWACENG harus dibeli ya ga boleh tidak !!! kenapa???? " purwaceng ampuh banget untuk vitalitas kebugaran laki-laki. Saya sudah membuktikannya.  Saya juga memberi purwaceng sebagai oleh-oleh untuk teman saya duda yang sudah berumur 50 yang menikah lagi. Dia senang sekali dan sangat berterima kasih. (uffs.. jadi ngelantur)

Setelah puas foto-foto dan ngopi dan ngeteh purwaceng juga ga ketinggalan beli oleh-oleh. Kami melanjutkan ke wisata berikutnya ke Telaga warna. Kembali aku kecewa dengan penjual tiket wisata. Di pos penjagaan pertama kami diharuskan membeli tiket Rp 8000/orang. Tapi pas mau masuk ke wisata Telaga Warna kami harus membeli tiket Rp 5000/orang kembali ,karena itu bukan tiket ke tempat wisata. Sedih bercampur marah ingin sekali aku kembali ke loket tadi yang akhirnya sopir harus mendengarkan semua omelan ku, kenapa mereka harus menodai tempat wisata kami !!!.



Suasana hati yang buruk terbayar oleh pemandangan yang menakjubkan, pemandangan disana membuat hati damai memandangnya dan semilir angin,tanpa sadar aku tersenyum bahagia dan bersyukur kepada Sang Pencipta diberi kesempatan menikmatinya. Tiket yang kami beli di Telaga Warna ada gratis ke Teater Dieng Plateu yang mengisahkan asal mula meletusnya Gunung yang menjadikan tanah di Dieng subur dan masih ada gelembung belerang dibeberapa kawasan Dieng-Wonosobo.



Selesai itu kami diajak ke Kawah Sikidang. Kawah nya mengandung kandungan belerang yang tinggi,sehingga gas yang keluar beracun membahayakan kesehatan harus memakai Masker pelindung bila berkunjung kesini. Ada juga yang masker disini Rp 2000 perbuah.

Selesai sudah wisata di Dieng Plateu Wonosobo kami diantar ke terminal bus Mendolo karena ingin sekalian silahturahmi dengan tetangga dirumah yang pindah ke kampung halaman di Purbalingga. Aktivitas bus disini hanya sampai jam 5 sore yang mengharuskan kami bermalam di atas terminal yang memang disediakan untuk pemudik yang kemalaman dijalan agar aman dianjurkan bermalam disini.

Ini pertama kali kami menginap di terminal tidur beralas matras yang disediakan oleh pengurus terminal. Bagiku ini sensasinya tapi bagi kedua putriku ini pengalaman buruk. Hotel memang ada tapi jaraknya 300 meter dari terminal untuk menghemat biaya dan waktu,aku putuskan bermalam disini.

Disini aman banyak polisi yang menjaga. Awalnya hanya kami bertiga tapi satu persatu orang-orang kebanyakan laki-laki, berdatangan untuk berkunjung ke kampung halamannya. Saat sahur tiba kami dibangunkan oleh salah satu polisi disitu yang memang sebelumnya aku minta dibangunkan. Pak polisi juga sebelumnya menawarkan kami untuk tidur di pos jaga yang ber ac,tapi ku tolak.

Di terminal ada warung makan 24 jam buka juga ada kamar mandi tapi sayang tidak terawat. Lumayan lah daripada ga mandi. Pukul tujuh bus jurusan Purwokerto karna memang untuk ke rumah tetanggaku itu harus tiga kali berganti angkutan umum. Biaya transpotasi di sana naik 100% dengan alasan Lebaran. Berat Di Ongkos. Its oke... maklum aja walau sedikit kesal.

Terminal Mendolo Wonosobo-Purwokerto-Purbalingga memang niatnya jalan-jalan jadi nikmatin aja. Malam takbiran dirumah tetanggaku dan menunaikan ibadah Sholad IED disana,lumayan harus berjalan kurang lebih satu kilo untuk ke Masjid. Seruuuu... pahalanya tambah banyak.

Setelah sholat IED kami berpamitan pulang. Kami memilih naik kereta, agar lebih santai dan menikmati pemandangan. Alhamdulillah sampai dirumah pukul 10 malam.
Banyak pengalaman yang sama sekali belum kami rasakan diliburan kali ini.

Semoga  bermanfaat sampai bertemu di Adventure selanjutnya...







Subscribe by Email

Follow Updates Articles from This Blog via Email

Posting Komentar

Tentang Saya

Kebebasan dan ingin menikmati hidup adalah prinsipku. Menulis dan travelling sudah menjadi hobby sejak dulu. Kalau dulu menulis hanya untuk diri sendiri tersimpan rapi di laptop ku, sejak akhir 2015 mengaktifkan lagi blogku, hidup lebih menyenangkan karena bisa berbagi pengalaman lewat tulisan. Semoga bisa bermanfaat bagi siapa pun yang singgah ke blogku. Bagi kamu yang suka travelling dan seputar lifestyle bisa mencari informasi di blog ini. follow sosial media saya Facebook: www.facebook.com/tatisuherman instagram: @tatisuherman twitter: @suhermantati email: tatisuherman2@gmail.com