Minggu, 20 Agustus 2017

thumbnail

Secukinumab Dari Novartis Untuk Mengobati Psoriasis

Ketika ada workshop tentang  kesehatan, Saya langsung mendaftar, karena ingin lebih mengetahui dan menambah wawasan tentang kesehatan. Terlebih di zaman sekarang selalu ada saja terdengar nama penyakit yang kadang masih baru didengar. Worshop kali ini mengenal lebih jauh tentang penyakit tidak menular namun cukup serius dampaknya. Psoriasis jujur Saya baru mendengarnya. Acara pada hari itu dibuka oleh penuturan seorang dokter gigi Drg. Rio Suwandi yang mengidap penyakit Psoriasis sejak 17 tahun yang lalu.

Penyakit kulit ini memang tidak menular namun tentu saja mempengaruhi kepribadian seseorang. Membuat si penderita tidak percaya diri dan minder, bahkan sampai stress mereka pun dijauhi karena memang takut tertular penyakit ini. Awalnya penyakit ini timbul seperti ketombe di kepala dan rasa sakitnya seperti ditarik rambutnya dan tidak dilepas-lepas. Butuh support penuh dari orang-orang terdekat terutama Ibu.

Dalam sambutannya Presiden Direktur Novartis Indonesia Milan Paleja menjelaskan "Demi membantu pasien Indonesia yang memiliki kondisi psoriasis menengah hingga berat mendapatkan kulit yang bersih yang lebih lama, Novartis Indonesia meluncurkan pengobatan baru secukinumab di Indonesia. Pengobatan baru ini diharapkan dapat memberikan kulit yang bersih hingga 90%."

Dari kiri Presiden Direktur Novartis Indonesia Milan Paleja, dr. Lily S. Sulistyowati , MM Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular, Kementerian Kesehatan RI dan dr. Danang Tri Wahyudi Sp.KK(K)

Novartis Indonesia pun berharap bisa bekerjasama dengan semua pemangku kepentingan melalui JKN maupun pasar komersil demi meringankan beban sosial maupun ekonomi yang diakibatkan oleh penyakit ini. Menjadi kebangga tersendiri dapat bekerjasama dengab Perhimpunan Dokter Spesialis Ķulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI) untuk memberikan harapan baru bagi pasien psoriasis.

dr. Danang Tri Wahyudi Sp.KK(K), spesialis kulit rumah sakit Dharmais yang juga hadir dalam konferensi pers di Jakarta 16 Agustus 2017 menambahkan "Pasien psoriasis harus menemui dokter spesialis kulit untk mendapatkan diagnosa klinis yang akurat dengan mempelajari pengalaman pasiennya. Baik pria dan wanita dapat menderita penyakit ini. Pasien tidak hanya harus berjuang melawan rasa sakitnya namun pasien juga harus melawan beban emosional seperti stress dan kecemasan yang berdampak pada bagaimana pasien tersebut dapat menjalani kehidupan sehari-harinya dan memiliki hidup yang berkualitas. Psoriasis memiliki dampak yang besar bagi kesehatan fisik dan mental, mengakibatkan pasien menurun kepercayaan diri mereka.

Mengenal Psoriasis

Psoriasis adalah penyakit autoimun yang tidak menular. Berdasarkan laporan WHO (2013), penyakit ini diderita sekitar 2% dari populasi dunia dan mempengaruhi 1-3% populasi Indonesia (Buku Ajar Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin FKUI, 2007). Plak psoriasis adalah bentuk paling umum dari penyakit ini dan pada kulit terlihat ruam merah timbul dengan sisik keperakan sel kulit mati bertumpuk. Psoriasis yang muncul ditelapak tangan dan tumit, ataubdisebut psoriasis palmoplantar, diderita oleh 40% pasien dengan plak psoriasis.

PSORIASIS KRONIS


Psoriasis bukan hanya penyakit berkaitan dengan koemetik, namun penyakit yang menahun, kronis, dan seringkali menimbulkan stress, dimana dapat memberikan dampak bagi semua aspek kehidupan penderitanya. Kurangblebih 30% pasien psoriasis memilik, atau akan mendapatkan psoriasis artritis (PsA), kondisi dimana sendi-sendi tubuh terkena psoriasis dan menyebabkan nyeri, kekakuan, dan kerusakan sendi permanen. Psioriasis juga diasosiasikan dengan kondisi kesehatan serius lainnya, seperti diabetes, sakit jantung dan depresi.

Sebagai dukungan Pemerintah dalam menanggulangi penyakit ini. Kementerian kesehatan RI membuat kebijakan dan strategi dalam pencegahan dan pengendalian psoriasis, melalui langkah-langkah berikut:
1. Penyusunan Buku Pedoman Penanggulangan Psoriasis di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama.
2. Promosi Kesehatan dilakukan melalui kegiatan advokasi, sosialisasi, pemberdayaan masyarakat dan informasi melalui media.
3. Kemitraan dapat dilakukan oleh lintasbsektor maupun lintas program melalui jejaring kerja dan kemitraan untuk mendukungbdan memperkuat penanggulangan psoriasis.

Epidemiologi


dr. Lily S. Sulistyowati, MM, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular , Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menambahkan kita tetap harus CERDIK

Cek Kesehatan secara berkala
Enyahkan asap rokok 
Rajin aktivitas fisik
Diet sehat dengan kalori seimbang
Istirahat cukup
Kelola stress

Dengan tetap menjalani pola hidup yang sehat setidak kita dapat mengurangi risiko terkena penyakit. Psoriasis juga bisa diturunkan lewat anak anak namun ini butuh pencetus seperti stress, minum obat-obatan atau yang lainnya. Untuk biayanya sendiri bisa sampai 300 ribuan per tube/salep atau ada yang paling murah sekitar 10 ribuan yang mengandung nomartis. Biasanya pasien dengan suntikan pertama sudah mendapatkan hasilnya.

Pemicu Umum Psoriasis


Tentang secukinumab

Secukinumab adalah obat biologis - protein dengan rekayasa genetis yang didapatkan dari gen manusia yang dirancang untuk menghambat komponen spesifik disistem kekebalan tubuh yang menyebabkan inflamasi. Dalam hal ini, obat ini secara spesifik menyasar IL-17A dan bekerja dengan secara selekyif menghambat aktivitas IL-17A yang terkaitbdengan respontubuh terhadap inflamasi dan daya tahan, seperti psoriasis. Secara sederhana, obat ini beraksi dengan menghambat siklusnrespon daya tahan tubuh terhadap penyakit tersebut.

Tentang Novitaris

Novitaris adalah penyedia solusi layanan kesehatan bagi pasien dan komunitas dan kebutuhannya yang terus berkembang. Bermatkas di Basel, Swiss, Novartis menawarkan fortopolio yang terdiversifikasi untuk secara tepat mwnjawab kebutuhan berikut: pengobatan yang inovatif, produk generik yang dengan harga efisien, pengobatan biosimikiar, dan perawatan mata. Novartis pemimpin didunia untuk area-area tersebut. Ditahun 2016, Novitaris Group membukukan penjualan bersih senilainUSD 48,5 miliar, sementara Riset dan Pengembangan (R & D) untuk seluruh Group mencapai USD 9 miliar. Novartis Group memperkerjakan sekitar 118.000 pekerja penuh-waktu. Produk Novartis dijual dinsekitar 155 negara diseluruh dunia. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi http://www.novartis.com dan ikuti linimasa @Novartis di twitter.


Subscribe by Email

Follow Updates Articles from This Blog via Email

No Comments

Tentang Saya

Kebebasan dan ingin menikmati hidup adalah prinsipku. Menulis dan travelling sudah menjadi hobby sejak dulu. Kalau dulu menulis hanya untuk diri sendiri tersimpan rapi di laptop ku, sejak akhir 2015 mengaktifkan lagi blogku, hidup lebih menyenangkan karena bisa berbagi pengalaman lewat tulisan. Semoga bisa bermanfaat bagi siapa pun yang singgah ke blogku. Bagi kamu yang suka travelling dan seputar lifestyle bisa mencari informasi di blog ini. follow sosial media saya Facebook: www.facebook.com/tatisuherman instagram: @tatisuherman twitter: @suhermantati email: tatisuherman2@gmail.com