Selasa, 02 Mei 2017

thumbnail

Visit 3 Hari 2 Malam Ke Kota Palembang

Wisata kali ini, aku memutuskan untuk berkunjung ke surga nya pecinta pempek seperti aku ini. Selama 3 hari 2 malam makan pempek dan dimana-mana banyak yang menjual pempek. Tanpa direncanakan, aku melihat postingan teman di facebook mba Katerina di berencana akan ke Palembang karena ada acara workshop dan dia salah satu nara sumbernya. Nah, aku langsung booking tiket di Tiket.com , karena di Tiket.com banyak sekali pilihan promo nya.

                                         Foto @omndut

Aku memilih Lion Air  tiketnya murah sekali hanya Rp. 331.000 tiket pp Rp 662.000 . Pesawatnya bagus dan nyaman. Perjalanan ditempuh Jakarta-Palembang hanya sekitar 1 jam. Tadinya aku ingin mencoba naik Trans Musi salah satu transpotasi yang ada di Palembang tapi sayang jam operasional nya hanya sampai pukul 17.00 waktu setempat yang masuk ke bandara. Namun untuk jurusan lain sampai pukul 21.00 waktu setempat. Akhirnya aku harus rela dijemput temanku. Oh, iya karena aku punya bajet minim, kebetulan punya teman di Palembang yang aku kenal waktu wisata ke Tidore dan aku menginap dirumah Haryadi Yansyah . Ibu dan Ayahnya sangat baik, sampai dirumah Yayan panggilan akrabnya, aku  langsung mandi. Ternyata  kamar yang aku tiduri itu adalah kamar tamu bagi siapa saja teman Yayan yang ingin melanjong ke Palembang. Sangat nyaman sekali rumahnya, banyak pohon mangga. Setelah selesai mandi aku langsung diajak makan malam di rumah makan langganan Ayahnya Yayan sejak anak mereka masih kecil dengan alasan makanan disini rasanya sangat enak dan tidak berubah dari dulu hingga sekarang.

Ini momen yang paling dinantikan, setelah selesai makan malam, kami mampir ke kedai PEMPEK Sentosa. Tahu kannn bagaimana rasanya makan pempek ditempat asalnya. Itu nikmat sekali, dan aku baru tahu, cara makan pempek yang benar itu dicelup baru dimakan setelah itu baru seruput cukonya. Lebih enak rasanya.

Jika kalian mampir ke rumah makan yang ada di Palembang, pasti akan disuguhkan hidangan pembuka pempek campur walaupun kalian tidak memesannya.

Esok paginya aku diajak ke Monumen Perjuangan Rakyat (MONPERA), dari sini kita dapat melihat Jembatan Ampera dari lantai 8. Didalam monumen terdapat beberapa  patung wajah dari para pejuang di Palembang dan juga ada uang tempo dulu, mesin ketik, telepon dan beberapa barang antiknya.



                                Pemandangan dari atas MONPERA

Setelah itu kami menuju Meseum Sultan Badaruddin II, namun sayang tutup dikarenakan ada festival lomba membuat tumpeng dari pempek.

                               Foto @omndut

Dengan berat hati kami bertiga, oh iya teman aku satu lagi adalah deddy huang yang juga termasuk pemenang lomba blog Tidore Island sama seperti Yayan juga. Kami memutuskan untuk sarapan Mie Celor  yang katanya juga favorit dari Pak Bondan Winarno yang punya tagline Makyus . Jujur ini pertama kali aku makan mie celor, dan memang  enak sekali rasanya bikin ketagihan, tapi sayang aku gak bisa menyicipinya lagi karena waktunya terbatas. Setelah selesai menyantap habis mie celor, kami melanjutkan ke tempat acara yang diadakan oleh Kompasianer Palembang  (Kompal) bertempat di kampus Sitispol mengangkat tema "Ngeblog Itu Asyik" selain Mba Katerina,  Yayan dan Deddy Huang juga sebagai nara sumbernya. Bangga rasanya mengenal mereka dengan segudang prestasinya.



Setelah acara selesai, kami diajak makan pempek beringin salah satu pempek yang terkenal di Palembang yang ada di PTC mall oleh Aku memesan pempek kapal selam dan es kacang merah.

                          Pilihan Pempek Beringin PTC

Setelah itu kami berpisah pulang ke rumah masing-masing dan aku ikut Yayan ke tempat Pusat Oleh-oleh Khas Palembang Nando yang berada di Jl. DI. Panjaitan Simpang Kayu agung Plaju no hp 081373888337/087897412530, bisa terima pesanan/kirim paket juga loh. Dekat dari rumah Yayan, dan ternyata Yayan membelikan oleh-oleh untukku dan Mba Katerina. Baik banget ya.. aku juga membeli pempek sentosa 3 kg Rp 105.000 untuk oleh-oleh.

Sebelum ke tempat oleh-oleh, Aku diajak ke Benteng Kuto Besak dari depan benteng kita dapat menikmat pemandangan sungai Musi dan juga Jembatan Ampera. Pemandangan di Ampera lebih menarik dimalam hari karena dihiasi kerlap kerlip lampu dan hiruk pikuk pedagang dan pengunjung yang ingin menghabiskan malam. Pemandangan disini begitu indah.


Perahu yang menjual aneka makanan

                         Jembatan Ampera di malam hari

Besok paginya Aku diajak Yayan ke Gelora Sriwijaya nanti disini tahun depan tepat 18 Agustus 2018 akan menjadi tuan Asian Games. Disini semua lapangannya lengkap ada golf, ski air, kolam renang, bola volly, sepak bola dan masih banyak lagi lapangan dari cabang olah raga lainnya. Oh iya, saat ini di Palembang ada pembangunan RRT dan akan mulai beroperasi tahun depan menjelang Asian Games nanti. Setelah jogging berputar sekali putaran kami kembali kerumah, karena Mba Katerina dan keluarga juga Deddy datang ke rumah Yayan, kami sarapan bersama.



Setelah itu kami menuju destinasi selanjutnya ke Byat Al-Qur'an Al-Akbar, ukiran al-quran terbesar didunia dan lengkap sampai 30 juz. Tiket masuknya hanya Rp 5000 . Takjub bercampur bangga aku bisa berkunjung kesini. Untuk mencapai ke sini, jika dari bandara hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit. Setelah puas mengabadikannya, kami berkunjung ke Meseum Balaputera Dewa disini ada banyak berbagaipatung batu dizaman megalitikum yang ditemukan sekitaran kota Palembang dan juga Rumah Limas yang menghiasi pecahan mata uang Rp 10.000, didalam Rumah Limas banyak peninggalan Raja 2 abad silam seperti ranjang, kursi, lemari, piano dan alat lainnya.

                                Rumah Limas

Selesai berwisata ke meseum, kami melanjutkan perjalanan menuju rumah makan dan dari sini kami berpisah untuk melanjutkan perjalanan masing-masing.  Aku melanjutkan perjalanan ke bandara. Dengan berat hati dan belum puas mau tidak mau aku harus kembali ke Jakarta, karena memang aku sudah membeli tiket Lion Air untuk pulang. Masih banyak destinasi lainnya di Palembang yang belum ku kunjungi.
Semua perjalanan singkat saya di Palembang bisa dilihat di channel youtube tatisuherman.






Subscribe by Email

Follow Updates Articles from This Blog via Email

Posting Komentar

Tentang Saya

Kebebasan dan ingin menikmati hidup adalah prinsipku. Menulis dan travelling sudah menjadi hobby sejak dulu. Kalau dulu menulis hanya untuk diri sendiri tersimpan rapi di laptop ku, sejak akhir 2015 mengaktifkan lagi blogku, hidup lebih menyenangkan karena bisa berbagi pengalaman lewat tulisan. Semoga bisa bermanfaat bagi siapa pun yang singgah ke blogku. Bagi kamu yang suka travelling dan seputar lifestyle bisa mencari informasi di blog ini. follow sosial media saya Facebook: www.facebook.com/tatisuherman instagram: @tatisuherman twitter: @suhermantati email: tatisuherman2@gmail.com