Rabu, 01 Maret 2017

thumbnail

Wisata Belanja Asyik di Meseum Tekstil bersama Honestbee

Era globalisasi dan serba canggih, kita tidak perlu lagi memikirkan cara mengatur waktu untuk berbelanja, memasak dan lain sebagainya. Sekarang hanya dengan mendownload aplikasi Honestbee di playstore kamu sudah bisa menghemat waktumu untuk berbelanja. Cukup pilih apa yang kamu butuhkan, pilih waktu pengiriman, pilih cara membayar kemudian barang akan dikirim ke tempat yang kamu pilih. Simple kan...

                     Para Peserta dan Chef Wisata Belanja

Hari Minggu kemarin (26/02/2017) kami para blogger diundang oleh Kriya Indonesia diajak "Wisata Belanja" yang diadakan di Meseum Tekstil Jakarta Pusat. Dengan rangkaian acara sebagai berikut : Masak bareng @ResepDapurAyah , Touring Meseum Tekstil Jakarta dan Belanja bareng Honestbee.



Acara dibuka oleh Pak Toni memberi arahan bagaimana belanja yang mudah dan bisa diatur cara pembayaran dan juga waktu pengiriman. Belanja di aplikasi Honestbee baru diluncurkan sejak 25 Januari 2017 di Indonesia. Walaupun baru rilis tetapi pelayanan customer servis nya cukup di acungi jempol. Belanjaan kita tepat diantar pada waktu yang kita tetapkan. 

Honestbee bekerjasama dengan Transmart dan Carrefour, jadi tinggal pilih yang terdekat dengan area kamu. So simple.. 
Setelah jarum jam menunjukkan pukul 10.00 WIB acar dilanjutkan, Mba Astrid  founder dari Kriya Indonesia, dengan pertanyaan "Siapa yang belum pernah ke Meseum Tekstil? " ternyata banyak loh yang menjawab belum pernah. Beruntung ya bagi kalian yang menjadi peserta kali ini. Jarang-jarang loh even diadakan di Meseum dan ini hanya Kriya Indonesia yang bisa melakukannya. Kerennn yah..

Sambutan selanjutnya oleh Bu Ari yang menyambut kami dan siap mengantar kami keliling Meseum Tekstil, sebelumnya kami diceritakan sejarah Meseum Tekstil.

                           Narsis di dalam Meseum Tekstil


Ternyata pada abad ke-19 Meseum Tekstil merupakan rumah pribadi seorang warga Negara Perancis, kemudian dijual kepada Abdul Aziz Al Mussawi Katiri konsultan Turki di Jakarta, lalu pada tahun 1942 dijual kembali kepada Dr Karel Christian Crucq. Pada awal 1945 digunakan sebagai markas dan perintis Front Pemuda dan Angkatan Pertahanan Sipil dalam perjuangan,untuk mempertahankan kemerdekaan yang baru diproklamasikan, ternyata gedung ini mempunyai nilai sejarah tersendiri bagi rakyat Indonesia.


                         Contoh Batik Yang Dipamerkan

Kemudian pada tahun 1947 disewakan kepada Departemen Sosial yang digunakan sebagai lembaga bagi orang tua, tahun 1962 akhirnya diakusisi oleh Departemen Sosial untuk digunakan sebagai kantor kemudian dirubah menjadimasrama karyawan, yang akhirnya pada tahun 1975 secara resmi bangunan dan tanahnya diserahkan kepada Pemerintah DKI Jakarta Kota oleh Menteri Sosial.Kemudian diputuskan oleh Gubernur DKI pada saat itu Ali Sadikin tempat ini diperuntukkan untuk menyimpan dan melestarikan tradisi tekstil di Indonesia, dan di jadikan Meseum Tekstil diresmikan oleh Alm. Ibu Tien Soeharto tepat pada tanggal 28 Juni 1976.

Dipandu oleh Mbak Fanny kami diajak melihat-lihat koleksi batik dari Indonesia yang dikerjakan oleh pembatik yang mayoritas seorang ibu dan istri yang mengisi waktu luangnya ketika menunggu suami sedang berlayar.

Di Meseum Tekstil ini dipamerkan beberapa koleksi batik berjumlah 886 kain batik,819 kain tenun, 425 koleksi campuran, 70 koleksi peralatan, 150 koleksi busana dan tekstil kontemporer dan galeri batik ini diresmikan pada tanggal 2 Oktober 2010 dikelola langsung oleh Yayasan Batik Indonesia.

Acara ditutup dengan demo Memasak bersama Resep Dapur Ayah yang Chef nya sudah tak asing lagi bagi kami, yaitu mas Jun yang asal mulanya juga seorang blogger. Berawal dari membantu sang istri yang sibuk bekerja, setiap hari Mas Jun memasak untuk keluarga dan mencoba berkreasi dengan berbagai jenis makanan Indonesia.

                               Chef Jun

                       Puding Srikaya dan Ayam Rica-Rica

Kali ini Mas Jun dari Resep Dapur Ayah membagi resep andalannya yaitu Ayam Rica-Rica dan Puding Srikaya. Mantap banget, kami diberi icip-icipnya.

Subscribe by Email

Follow Updates Articles from This Blog via Email

No Comments

Tentang Saya

Kebebasan dan ingin menikmati hidup adalah prinsipku. Menulis dan travelling sudah menjadi hobby sejak dulu. Kalau dulu menulis hanya untuk diri sendiri tersimpan rapi di laptop ku, sejak akhir 2015 mengaktifkan lagi blogku, hidup lebih menyenangkan karena bisa berbagi pengalaman lewat tulisan. Semoga bisa bermanfaat bagi siapa pun yang singgah ke blogku. Bagi kamu yang suka travelling dan seputar lifestyle bisa mencari informasi di blog ini. follow sosial media saya Facebook: www.facebook.com/tatisuherman instagram: @tatisuherman twitter: @suhermantati email: tatisuherman2@gmail.com